BUPER
Pengalam yang tidak bisa di
lupakan saat berkemah di Desa SINGAWADA, karna.., pada saat berkemah di sana
saya di percaya menjadi anggota penyulutan API UNGGUN yang jujur, sudah saya
dambakan dari sejak saya duduk di bangku SMP rasanya jika saya menjadi peseta
penyulutan tersebut ada rasa bangga di hati menjadi petugas di malam puncak berkemah dan
pastinya di perhatikan oleh semua orang, sudah jelas jika ingin acaranya berjalan
dengan lancar tetuny harus berlatih keras
.....
Perlu di
ketahui bawha penyulutan API UNGGUN tersebut, untuk mendapatkan hasil yang
sempurna harus berlatih terus menerus. 2 minggu sebelum kami berangkat ke BUPER
kami selalau berlatih setiap hari ketika istirahat atau sepulang sekolah pun
kami masih terus berlatih mulai dari berlatih berjalan,berlari menuju api
unggun,berteriak sekeras-kerasnya sambil mengucapkan DASA DARMA
satu orang satu no dasadarma...
Tiba pada
saat yang sudah di tenetukan untuk berangkat berkemah,hari pertama berkemah,
seperti biasa mendirikan tenda terlebih dahulu kemudian setelah itu upacara
pembukaan lalu istirahat,solat dan makan di lanjut dengan acara yang telah di
sediakan oleh panitia ....
Hari kedua
diisi dengan kegiatan menjelajah dan
malam nya yaitu subhanallah acara penyulutan API UNGGUN dan.. dan... saya menjadi petugas penyulutan
API UNGGUN tersebut ketika melak sanakan sholat magrib dari mulai saat itu
perasaan tidak yakin,takut salah, mulai muncul menghantui perasaan saya tapi
lahawlawala aja ya allah pasti saya bisa....
Setelah
shalat isa saatnya para petugas penyulutan berlatih kembali menyesuaikan
lapangan, setelah selesai berlatih dan
sudah saatnya acara itu dimulai ketika para petugas di bagi obor masing-masing
1 termasuk saya pada saat memegang obor
gtersebut dalam hati saya berkata (ya allah ini aku ini aku yang dulu
mendambakan berada di posisi ini ya allah sukseskan,lancarkan lah aamiin) pada saat pembawa mengatakan
“penyulutan api unggun” kami langsung melaksanankn tugas dengan baik tapi syang
di saat pengucapan dasa darma aku salah mengucapkan tapi alhamdulillah saat itu
juga langsung ingat kembali apa yang harus saya ucapkan mungkin karna grogi
jadi salah mengucapkan dan acara pun selesaidengan baik alhamdulillah , besok
nya mulai berkemas dan melakukan upacara penutupan peserta berkemah pun kembali
ke rumah masing- masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar